Buka cafe modal berapa? Dalam contoh perencanaan artikel ini, booth kopi sederhana membutuhkan Rp35 juta, sedangkan cafe kecil dengan tempat duduk membutuhkan Rp118 juta. Keduanya sudah memasukkan cadangan kas, tetapi belum tentu sesuai dengan harga sewa dan peralatan di kota Anda.
Selisih modal itu terutama berasal dari kebutuhan tempat, mesin kopi, renovasi, dan tenaga kerja. Jika Anda sudah memiliki tempat atau perlengkapan seduh, kebutuhan dana awal bisa berkurang.
Ada satu hal yang perlu dihitung sebelum membeli mesin kopi: berapa uang yang masih tersedia setelah cafe dibuka? Usaha tetap harus membayar gaji, listrik, dan membeli bahan saat penjualan belum stabil.
Artikel ini menggunakan dua contoh anggaran dan satu simulasi penjualan. Anda bisa mengganti angkanya dengan penawaran pemasok, biaya sewa, serta resep minuman yang akan dijual.
Poin Penting
- Contoh modal booth kopi Rp35 juta mencakup peralatan sederhana, tempat jualan, stok awal, deposit, dan cadangan Rp10 juta.
- Contoh modal cafe kecil Rp118 juta mencakup sewa tahun pertama, renovasi ringan, peralatan espresso, dan cadangan kas Rp30 juta.
- Dalam simulasi penjualan, BEP beban operasional tercapai pada 800 gelas per bulan, atau rata-rata sekitar 27 gelas ekuivalen per hari jika buka 30 hari.
- BEP kas tetap bulan berjalan lebih rendah, sekitar 667 gelas per bulan, karena sewa tahun pertama sudah dibayar di muka.
- Penerbitan NIB melalui OSS tidak dikenai biaya layanan resmi. Biaya jasa pendampingan dan pemenuhan persyaratan lain perlu dihitung terpisah.
Berapa Modal Usaha Cafe Berdasarkan Konsep Bisnis?
Modal usaha cafe ditentukan oleh cara Anda melayani pelanggan. Kedai yang menjual kopi untuk dibawa pulang memerlukan fasilitas berbeda dari cafe yang menyediakan meja, kursi, dan menu makanan.
Perbandingan berikut membantu Anda memilih konsep sebelum menyusun anggaran.
| Konsep Usaha | Kegiatan Utama | Kebutuhan Modal yang Perlu Dihitung |
|---|---|---|
| Booth kopi | Menjual minuman siap konsumsi melalui titik penjualan kecil | Booth, alat seduh, stok, kemasan, sewa, dan modal kerja |
| Kedai kopi sederhana | Menjual kopi dengan fasilitas pelayanan terbatas | Tempat, perlengkapan seduh, listrik, air, dan staf |
| Cafe kecil | Melayani pelanggan yang ingin minum di tempat | Sewa, renovasi, furnitur, mesin espresso, dan biaya operasional |
| Cafe dengan dapur | Menjual minuman dan makanan yang diolah sendiri | Peralatan bar, dapur, penyimpanan, sanitasi, dan staf tambahan |
Menu ikut menentukan pembelian alat. Jika Anda menjual kopi susu berbasis espresso, kebutuhan mesin dan grinder berbeda dari kedai yang menawarkan kopi tubruk atau manual brew.
Jangan membeli alat hanya karena banyak cafe lain menggunakannya. Buat daftar menu, tentukan resep, lalu periksa peralatan yang diperlukan untuk membuat setiap produk.
Anda bisa membaca peralatan yang dibutuhkan untuk memulai sebuah kafe sebelum meminta penawaran dari pemasok.
Simulasi Modal Buka Cafe Kecil Rp118 Juta
Bayangkan Anda menemukan tempat seluas sekitar 30 meter persegi. Pemilik bangunan menawarkan sewa tahunan. Anda ingin membuat cafe dengan beberapa meja, mesin espresso, dan menu kopi susu sebagai produk utama.
Berapa dana yang perlu disediakan sebelum menerima pelanggan pertama?
Asumsi Simulasi Cafe Kecil
- Luas tempat sekitar 30 meter persegi.
- Sewa tahun pertama Rp24 juta, dibayar di muka.
- Renovasi ringan dan instalasi dasar.
- Mesin espresso dan peralatan dibeli sendiri.
- Pemilik membantu mengawasi operasional, dengan dukungan barista dan staf pelayanan.
- Cadangan kas awal Rp30 juta.
- Simulasi BEP memakai 30 hari operasional per bulan.
- Lokasi dan penawaran pemasok belum ditentukan. Deposit tambahan belum masuk kecuali disebutkan dalam tabel.
Angka berikut merupakan contoh alokasi pendanaan. Anda tetap perlu meminta penawaran sesuai spesifikasi dan lokasi usaha.
| Kebutuhan | Anggaran Simulasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Sewa tempat | Rp24.000.000 | Pembayaran tahun pertama |
| Renovasi dan instalasi | Rp13.000.000 | Meja bar, listrik, air, dan perbaikan ringan |
| Mesin espresso dan grinder | Rp24.000.000 | Peralatan produksi kopi |
| Peralatan pendukung | Rp8.000.000 | Kulkas, timbangan, alat bar, dan perlengkapan kecil |
| Furnitur dan papan nama | Rp9.000.000 | Meja, kursi, dan signage |
| Kasir dan persiapan pembukaan | Rp3.000.000 | Perangkat transaksi dan materi promosi awal |
| Stok bahan baku awal | Rp4.000.000 | Kopi, susu, sirup, kemasan, dan bahan lainnya |
| Alokasi legalitas dan administrasi | Rp3.000.000 | Dana rencana untuk kebutuhan yang relevan, bukan tarif NIB |
| Cadangan kas operasional | Rp30.000.000 | Disimpan untuk pengeluaran setelah pembukaan |
| Total Kebutuhan Pendanaan | Rp118.000.000 | Contoh anggaran pembukaan dan cadangan kas |
Dari Rp118 juta tersebut, Rp30 juta disimpan sebagai cadangan kas. Sisanya dialokasikan untuk investasi dan kebutuhan pembukaan.
Sewa Rp24 juta sudah mencakup pembayaran tahun pertama dalam contoh ini. Apabila pemilik meminta deposit tambahan, dana itu harus ditambahkan ke kebutuhan pendanaan.
Begitu pula dengan renovasi. Jika instalasi listrik harus ditambah atau saluran pembuangan perlu diperbaiki, anggaran Rp13 juta mungkin tidak mencukupi.
Periksa kondisi bangunan sebelum membayar sewa. Foto dan desain interior saja belum cukup untuk memperkirakan biaya pembangunan area bar.
Catatan dari Tim Konsultan IZIN.co.id
Sebelum menyewa lokasi coffee shop, periksa apakah kegiatan usaha sesuai dengan pemanfaatan ruang dan fungsi bangunannya. Minta pemilik menunjukkan dokumen bangunan yang relevan, lalu cocokkan dengan kebutuhan usaha. Langkah ini sebaiknya dilakukan sebelum Anda membayar renovasi atau menandatangani kontrak sewa jangka panjang.
Sudah Menemukan Lokasi Cafe, tetapi Belum Yakin Legalitasnya?
Tim IZIN.co.id membantu Anda memeriksa kebutuhan perizinan sebelum mengeluarkan modal pembukaan.
Rincian Modal Usaha Kopi Sederhana Rp35 Juta
Jika Anda belum ingin menyewa cafe dengan ruang duduk, booth kopi bisa menjadi pilihan untuk menguji penjualan.
Dalam contoh ini, pemilik menjalankan sebagian besar operasional sendiri. Menu terbatas dan tidak menggunakan mesin espresso komersial.
Anggaran berikut mengasumsikan Anda belum memiliki booth maupun peralatan utama.
| Kebutuhan | Anggaran Simulasi |
|---|---|
| Sewa titik penjualan | Rp5.000.000 |
| Deposit yang berpotensi dikembalikan | Rp1.000.000 |
| Booth dan instalasi dasar | Rp7.000.000 |
| Peralatan seduh kopi | Rp4.000.000 |
| Kulkas dan peralatan pendukung | Rp3.000.000 |
| Kasir dan papan nama | Rp2.000.000 |
| Stok bahan baku awal | Rp2.000.000 |
| Alokasi legalitas dan administrasi | Rp1.000.000 |
| Cadangan kas | Rp10.000.000 |
| Total Kebutuhan Pendanaan | Rp35.000.000 |
Dalam contoh ini, Rp5 juta merupakan dana sewa yang dialokasikan. Masa sewa sebenarnya harus mengikuti penawaran pemilik tempat.
Deposit Rp1 juta dipisahkan karena uang tersebut mungkin dapat dikembalikan setelah kontrak berakhir, sesuai perjanjian. Deposit merupakan kebutuhan kas awal, tetapi belum tentu menjadi beban akhir.
Cadangan Rp10 juta juga tidak boleh langsung dihabiskan untuk membeli mesin tambahan.
Perlu diingat, simulasi booth belum memasukkan gaji pemilik. Jika Anda ikut meracik kopi dan menjaga kasir tanpa mengambil gaji, catat waktu kerja tersebut saat menilai keuntungan usaha.
Untuk memilih konsep dan menyiapkan pembukaan, baca artikel cara memulai usaha cafe.
Biaya Apa Saja yang Paling Memengaruhi Modal Coffee Shop?
Dua coffee shop dengan ukuran sama bisa menghabiskan dana berbeda. Perhatikan pengeluaran yang muncul sebelum pembukaan dan biaya yang berulang setelah usaha berjalan.
Sewa Tempat dan Deposit
Tanyakan berapa lama masa sewa yang harus dibayar di muka. Harga Rp2 juta per bulan berarti kebutuhan kas Rp24 juta jika pemilik meminta pembayaran satu tahun.
Periksa pula biaya deposit, perpanjangan, dan kemungkinan kenaikan harga. Jika deposit bisa kembali, catat terpisah dari biaya sewa.
Mesin Kopi dan Perlengkapan Produksi
Mulai dari menu yang akan Anda jual. Buat daftar mesin, grinder, kulkas, alat seduh, dan perlengkapan yang dipakai setiap hari.
Mesin bekas dapat mengurangi biaya pembelian. Namun, periksa kondisi, riwayat servis, dan ketersediaan suku cadang sebelum membayar.
Renovasi dan Instalasi
Periksa titik listrik, suplai air, saluran pembuangan, ventilasi, serta posisi peralatan.
Jika bangunan belum mendukung aktivitas produksi minuman, pekerjaan instalasi bisa menambah biaya di luar desain interior.
Bahan Baku dan Kemasan
Jangan menghitung kopi dan susu saja. Masukkan gula, sirup, es, cup, tutup, sedotan, tisu, dan bahan yang terbuang selama produksi.
Anda juga perlu menentukan jumlah stok awal dan jadwal pembelian ulang agar bahan tidak terlalu lama tersimpan.
Tenaga Kerja dan Jam Operasional
Cafe dengan jam operasional panjang membutuhkan pengaturan tenaga kerja yang berbeda dari booth yang dijaga pemilik sendiri.
Hitung jumlah staf, jam kerja, hari libur, dan kebutuhan pengganti ketika ada karyawan yang tidak masuk.
Anggaran tenaga kerja juga perlu mempertimbangkan ketentuan upah setempat, THR, iuran ketenagakerjaan yang relevan, dan kewajiban lainnya.
Berapa Biaya Operasional Cafe per Bulan?
Setelah menghitung biaya pembukaan, buat anggaran bulanan. Pada contoh cafe Rp118 juta, kita menggunakan asumsi beban tetap Rp12 juta per bulan.
| Pengeluaran | Asumsi Bulanan |
|---|---|
| Biaya tenaga kerja | Rp7.000.000 |
| Alokasi beban sewa | Rp2.000.000 |
| Listrik, air, dan internet | Rp1.200.000 |
| Promosi rutin | Rp800.000 |
| Perawatan dan pengeluaran tetap lain | Rp1.000.000 |
| Total Beban Tetap Model | Rp12.000.000 |
Pos tenaga kerja Rp7 juta merupakan asumsi gabungan untuk kebutuhan staf dalam model ini. Angka tersebut belum membuktikan kecukupan upah bagi jumlah karyawan atau pola shift tertentu.
Dalam skenario operasional, pemilik ikut mengawasi usaha dan membantu pelayanan. Susunan staf, kompensasi pemilik, serta kewajiban ketenagakerjaan harus dihitung ulang sesuai lokasi.
Ada perbedaan penting antara beban bulanan dan uang yang keluar dari rekening cafe.
Sewa Rp24 juta telah dibayar saat pembukaan. Akuntansi tetap mengalokasikan beban sewa Rp2 juta per bulan selama tahun pertama, tetapi cafe tidak membayar uang sewa tersebut lagi setiap bulan.
Dengan demikian, pengeluaran kas tetap bulanan di luar sewa prabayar dalam contoh ini sebesar Rp10 juta.
Biaya pembelian bahan mengikuti volume penjualan dan belum masuk ke dalam Rp10 juta tersebut.
Bagaimana Menggunakan Cadangan Kas Rp30 Juta?
Cadangan Rp30 juta disimpan untuk membayar pengeluaran ketika pemasukan cafe belum mencukupi. Jangan mencampurnya dengan biaya renovasi atau stok pembukaan yang sudah masuk RAB.
Dalam contoh ini, Rp30 juta setara tiga bulan pengeluaran kas tetap nonsewa sebesar Rp10 juta per bulan, dengan asumsi tidak ada pemasukan dan tidak ada pengeluaran tambahan.
Berikut ilustrasi paling sederhana jika cafe belum menghasilkan penjualan.
| Periode | Kas Awal | Pengeluaran Kas Tetap | Kas Akhir |
|---|---|---|---|
| Bulan pertama | Rp30.000.000 | Rp10.000.000 | Rp20.000.000 |
| Bulan kedua | Rp20.000.000 | Rp10.000.000 | Rp10.000.000 |
| Bulan ketiga | Rp10.000.000 | Rp10.000.000 | Rp0 |
Tabel tersebut hanya menunjukkan arus kas tetap dalam skenario tanpa penjualan. Belanja bahan susulan, biaya platform, utang, perbaikan, serta kebutuhan kas lain belum dimasukkan.
Stok awal Rp4 juta sudah tercatat dalam anggaran pembukaan. Jika stok itu digunakan selama operasional, catat biaya bahan yang terpakai dalam laporan hasil usaha. Pada laporan kas, catat pembelian ulang ketika Anda membayarnya.
Jangan memasukkan pembelian awal Rp4 juta dua kali sebagai pengeluaran kas.
Bagaimana jika cafe menjual 25 gelas per hari? Dalam simulasi yang dibahas berikutnya, kontribusi setelah biaya variabel mencapai Rp11,25 juta per bulan.
Jika pengeluaran kas tetap nonsewa Rp10 juta dan pembelian ulang bahan sesuai dengan konsumsi yang dihitung, selisih kas operasional sebelum pengeluaran lain sekitar Rp1,25 juta. Saldo kas nyata tetap bergantung pada kapan pelanggan membayar, kapan pemasok dibayar, dan berapa stok yang dibeli.
Itulah sebabnya Anda perlu menyusun laporan laba-rugi dan arus kas secara terpisah.
Cara Menghitung Biaya per Gelas dan BEP Coffee Shop
Modal buka coffee shop sudah dihitung. Sekarang tentukan jumlah penjualan yang diperlukan untuk menutup biaya.
Anda membutuhkan tiga angka: harga jual efektif, biaya variabel per gelas, dan beban tetap bulanan.
Contoh Biaya Variabel Satu Gelas Kopi Susu
Misalkan cafe menjual kopi susu dengan harga efektif Rp23.000 per gelas. Harga efektif berarti pendapatan yang diasumsikan diterima usaha sebelum biaya variabel, tanpa diskon dan potongan aplikasi.
Jika berlaku Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman, pisahkan pungutan konsumen yang harus disetorkan ke pemerintah daerah dari pendapatan usaha.
Apabila harga Rp23.000 yang Anda tetapkan sudah mencakup pungutan tersebut, hitung kembali pendapatan bersih usaha sebelum menggunakan rumus BEP.
Menurut Direktorat Jenderal Pajak, makanan dan minuman yang menjadi objek pajak daerah memiliki perlakuan berbeda dari objek PPN. Ketentuan PBJT, termasuk pengecualian dan tarif yang berlaku, perlu diperiksa melalui peraturan daerah lokasi cafe.
Berikut rincian biaya variabel langsung per gelas dalam simulasi.
| Komponen | Biaya Asumsi |
|---|---|
| Kopi | Rp2.500 |
| Susu | Rp2.500 |
| Gula atau sirup | Rp700 |
| Es dan air | Rp300 |
| Kemasan | Rp1.000 |
| Alokasi bahan terbuang dan habis pakai | Rp1.000 |
| Total Biaya Variabel Langsung | Rp8.000 |
Dalam perhitungan ini, Rp8.000 adalah biaya variabel langsung per gelas. Angka tersebut belum otomatis menjadi harga pokok penjualan atau HPP akuntansi lengkap.
Gunakan resep sebenarnya untuk menentukan jumlah kopi, susu, dan bahan lain. Harga pembelian serta tingkat bahan terbuang juga perlu dicatat.
Jika cafe menjual melalui aplikasi pengantaran, tambahkan potongan platform dan biaya lain yang ditanggung usaha ke perhitungan kanal tersebut.
Menghitung Margin Kontribusi per Gelas
Margin kontribusi adalah bagian dari pendapatan penjualan yang tersisa setelah biaya variabel. Dana tersebut dipakai untuk menutup beban tetap.
Rumus:
Margin kontribusi = harga jual efektif – biaya variabel.
Rp23.000 – Rp8.000 = Rp15.000.
Jadi, satu gelas kopi dalam contoh ini menghasilkan kontribusi Rp15.000 sebelum beban tetap.
Rumus tersebut mengikuti pendekatan analisis biaya-volume-laba yang dijelaskan dalam buku Principles of Accounting, Volume 2: Managerial Accounting dari OpenStax.
BEP Beban Operasional: Sekitar 27 Gelas per Hari
Untuk menghitung titik impas beban operasional, bagi seluruh beban tetap model dengan margin kontribusi per gelas.
Rumus:
BEP unit = beban tetap / margin kontribusi per unit.
Rp12.000.000 / Rp15.000 = 800 gelas per bulan.
Jika cafe buka 30 hari, hasilnya sekitar 26,67 gelas per hari. Anda bisa menggunakan target rata-rata 27 gelas ekuivalen per hari dalam perencanaan.
Angka tersebut memakai beban tetap Rp12 juta, termasuk alokasi sewa Rp2 juta yang telah dibayar di muka.
Ini adalah titik impas beban operasi berdasarkan asumsi model. Angka tersebut belum menunjukkan laba bersih setelah seluruh kewajiban atau pengembalian investasi awal.
BEP Kas Bulanan: Sekitar 23 Gelas per Hari
Untuk melihat kebutuhan kas tetap selama tahun pertama, keluarkan alokasi sewa prabayar dari pembayaran kas bulanan.
Pengeluaran kas tetap nonsewa dalam contoh ini sebesar Rp10 juta.
Rp10.000.000 / Rp15.000 = 666,67 gelas.
Jika jumlah penjualan harus berupa bilangan bulat, cafe perlu menjual minimal 667 gelas ekuivalen per bulan untuk menutup kebutuhan kas tetap tersebut dalam model sederhana.
Selama 30 hari buka, rata-ratanya sekitar 22,23 gelas. Target perencanaan harian dapat dibulatkan menjadi 23 gelas ekuivalen.
BEP kas ini belum memasukkan seluruh pembayaran tambahan dan tidak berarti sewa telah bebas biaya. Pemilik tetap perlu menyisihkan dana untuk perpanjangan kontrak tahun berikutnya.
| Jenis Perhitungan | Dasar Biaya | Hasil Simulasi | Makna |
|---|---|---|---|
| BEP beban operasional | Rp12.000.000 per bulan | 800 gelas per bulan | Menutup beban tetap model, termasuk alokasi sewa |
| BEP kas tetap nonsewa | Rp10.000.000 per bulan | 667 gelas per bulan | Menutup kas tetap bulan berjalan di luar sewa prabayar |
| Balik modal investasi | Arus kas bersih dan dana investasi yang perlu dipulihkan | Belum dapat ditentukan | Mengukur pemulihan dana investasi awal |
Untuk menghitung balik modal, Anda perlu data arus kas bersih selama beberapa periode. Hasil penjualan satu bulan tidak cukup untuk menentukan kapan seluruh investasi kembali.
Simulasi Jika Cafe Menjual 25, 35, atau 45 Gelas per Hari
Jumlah pelanggan tidak sama setiap hari. Buat beberapa skenario untuk melihat pengaruh volume penjualan terhadap hasil operasional.
Tabel berikut memakai harga Rp23.000, biaya variabel Rp8.000, margin kontribusi Rp15.000, dan beban tetap Rp12 juta per bulan.
| Rata-rata Penjualan Harian | Volume Bulanan | Kontribusi Bulanan | Hasil Setelah Beban Tetap |
|---|---|---|---|
| 25 gelas | 750 gelas | Rp11.250.000 | Rugi Rp750.000 |
| 35 gelas | 1.050 gelas | Rp15.750.000 | Surplus Rp3.750.000 |
| 45 gelas | 1.350 gelas | Rp20.250.000 | Surplus Rp8.250.000 |
Hasil tabel menunjukkan kontribusi setelah beban tetap model. Angka tersebut belum menjadi laba bersih atau uang yang seluruhnya boleh diambil pemilik.
Misalnya, surplus Rp3,75 juta belum memperhitungkan kewajiban pajak usaha, biaya tambahan yang belum dimodelkan, dan kebutuhan penggantian peralatan.
Jika pemilik bekerja tanpa gaji, nilai waktu kerjanya juga belum tercermin sebagai kompensasi dalam simulasi.
Uji Ulang BEP Jika Harga atau Biaya Berubah
Target 27 gelas per hari hanya berlaku selama asumsi harga, biaya, dan komposisi penjualan tetap sama.
Anda perlu menghitung ulang ketika harga bahan naik atau pelanggan mulai menggunakan aplikasi pengantaran dalam jumlah besar.
| Perubahan Asumsi | Dampak pada Perhitungan | Tindakan |
|---|---|---|
| Harga efektif turun karena diskon | Margin kontribusi turun | Hitung ulang pendapatan setelah diskon |
| Biaya susu atau kopi naik | Biaya variabel meningkat | Perbarui biaya per resep |
| Penjualan aplikasi bertambah | Potongan kanal dapat mengurangi margin | Pisahkan perhitungan dine-in dan delivery |
| Hari buka berkurang | Target rata-rata harian meningkat | Bagi target bulanan dengan hari operasional aktual |
| Biaya staf bertambah | Beban tetap meningkat | Perbarui anggaran tenaga kerja dan BEP |
Sebagai ilustrasi, jika biaya variabel bertambah Rp3.000 per gelas sementara harga tetap, margin kontribusi turun menjadi Rp12.000.
Dengan beban tetap Rp12 juta, BEP beban operasional menjadi 1.000 gelas per bulan. Selama 30 hari buka, rata-ratanya sekitar 34 gelas per hari jika dibulatkan ke atas.
Tambahan biaya Rp3.000 tersebut merupakan asumsi pengujian, bukan tarif komisi platform tertentu.
Jika cafe menjual kopi, teh, dan makanan dengan margin berbeda, gunakan margin kontribusi rata-rata tertimbang:
Margin kontribusi rata-rata = jumlah (volume setiap produk x margin kontribusi produk) / total volume produk.
Gunakan campuran penjualan yang masuk akal berdasarkan menu dan permintaan pelanggan. Jangan menyamakan semua transaksi dengan satu gelas kopi susu.
Buka Cafe Modal Rp10 Juta, Rp20 Juta, atau Rp50 Juta?
Anggaran tertentu tidak otomatis menentukan konsep cafe yang bisa dibuka. Hitung aset yang telah Anda miliki dan biaya yang harus dibayar sebelum penjualan pertama.
Modal Usaha Kopi Rp10 Juta
Jika Anda sudah memiliki tempat dan sebagian alat, Rp10 juta dapat dipakai sebagai contoh batas anggaran untuk usaha kopi rumahan atau penjualan berbasis pesanan.
Hitung bahan baku, kemasan, peralatan yang masih kurang, biaya pemasaran, dan cadangan kas.
Anggaran tersebut tidak membuktikan bahwa Anda bisa membuka cafe fisik lengkap dengan sewa dan karyawan.
Modal Usaha Coffee Shop Rp20 Juta
Dengan anggaran Rp20 juta, periksa apakah booth sederhana dapat dibuat menggunakan fasilitas yang tersedia.
Jika biaya sewa dan peralatan menghabiskan sebagian besar dana, sesuaikan skala usaha atau kurangi pembelian yang belum diperlukan.
Sisakan uang untuk menjalankan operasional setelah pembukaan.
Modal Buka Cafe Rp50 Juta
Anggaran Rp50 juta dapat menjadi titik awal untuk menyusun rencana kedai kecil. Namun, kebutuhan aktual tetap bergantung pada lokasi, peralatan, biaya tenaga kerja, dan kondisi bangunan.
Gunakan tabel RAB sebelumnya sebagai acuan struktur pengeluaran. Ganti angka yang tidak sesuai, lalu periksa sisa dana untuk modal kerja.
Jika seluruh modal habis untuk bangunan dan mesin, tunda pengeluaran yang belum diperlukan atau pertimbangkan konsep usaha lebih kecil.
Biaya Legalitas Apa Saja yang Perlu Masuk Modal Usaha Cafe?
Anggaran legalitas perlu dihitung berdasarkan kegiatan usaha dan lokasi, sama seperti kebutuhan mesin dan tenaga kerja.
Untuk mengetahui dokumen yang diperlukan, Anda harus menentukan kegiatan usaha, bentuk pelaku usaha, lokasi, serta produk yang dijual.
Perizinan berusaha berbasis risiko diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025. Peraturan tersebut mencabut PP Nomor 5 Tahun 2021.
NIB menjadi bagian dari proses perizinan, tetapi kegiatan tertentu dapat memerlukan pemenuhan standar dan persyaratan tambahan sesuai tingkat risiko serta karakteristik lokasi.
Biaya Penerbitan NIB Melalui OSS Resmi Rp0
Menurut Standar Pelayanan Penerbitan NIB dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, layanan penerbitan NIB melalui OSS tidak dikenakan biaya.
Jadi, alokasi legalitas Rp1 juta pada simulasi booth dan Rp3 juta pada simulasi cafe kecil bukan tarif penerbitan NIB.
Keduanya merupakan dana perencanaan untuk kebutuhan administrasi, pemenuhan persyaratan lain yang relevan, atau jasa pendampingan apabila Anda menggunakannya.
| Komponen | Perlakuan Biaya |
|---|---|
| Penerbitan NIB melalui OSS | Biaya layanan resmi Rp0 |
| Jasa pendampingan perizinan | Biaya sesuai penawaran penyedia jasa, jika digunakan |
| Pemenuhan standar atau persyaratan tambahan | Sesuai kebutuhan kegiatan dan ketentuan yang berlaku |
| Perbaikan fasilitas atau dokumen bangunan | Sesuai kondisi tempat dan persyaratan yang relevan |
| Sertifikasi halal | Sesuai skema dan kelayakan usaha, termasuk kemungkinan program gratis bersyarat |
Anggaran simulasi tidak menjamin seluruh pengurusan selesai dengan Rp1 juta atau Rp3 juta. Periksa kebutuhan nyata sebelum mengunci nilai RAB.
Memilih KBLI Cafe dan Kedai Kopi
Dalam Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang KBLI, sebagaimana diubah melalui Peraturan BPS Nomor 6 Tahun 2026, kegiatan penyediaan minuman memiliki beberapa klasifikasi.
Perubahan Peraturan BPS Nomor 6 Tahun 2026 berlaku sejak 10 September 2026. Perubahan yang diumumkan BPS tidak mengubah kesimpulan klasifikasi 56303 dan 56304 yang dibahas berikut.
Berdasarkan KBLI 2025 pada sistem OSS, dua kode yang perlu diperiksa untuk konsep coffee shop adalah:
| KBLI | Nama Kegiatan | Karakteristik Usaha |
|---|---|---|
| 56303 | Aktivitas Rumah Minum/Kafe | Penyediaan utama minuman untuk konsumsi di tempat pada sebagian atau seluruh bangunan permanen |
| 56304 | Aktivitas Kedai Minuman | Penyediaan minuman siap konsumsi pada tempat tetap yang dapat dipindahkan atau dibongkar pasang |
Jangan memilih kode hanya berdasarkan penggunaan kata cafe atau coffee shop pada nama bisnis.
Periksa tempat usaha, cara penyajian, dan aktivitas utama. Jika bisnis juga menjalankan kegiatan lain, cocokkan dengan klasifikasi tambahan yang memang relevan.
Untuk pembahasan prosedur, baca cara membuat izin usaha cafe melalui OSS.
Persyaratan Lokasi dan Bangunan
Sebelum menyewa tempat, periksa kesesuaian pemanfaatan ruang, fungsi bangunan, serta fasilitas yang akan digunakan untuk kegiatan cafe.
Dokumen yang perlu diperiksa dapat mencakup Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), IMB lama, atau Sertifikat Laik Fungsi (SLF), sesuai kondisi bangunan dan persyaratan yang berlaku.
Periksa juga kebutuhan sanitasi berdasarkan aktivitas usaha. Jangan langsung menganggap semua cafe membutuhkan dokumen yang sama.
OSS menyediakan panduan terkait SLF untuk bangunan yang memiliki IMB atau PBG.
Jika Anda belum mengetahui persyaratan lokasi dan dokumen yang harus disiapkan, lanjutkan ke artikel syarat mengajukan izin usaha cafe.
Anggaran Sertifikasi Halal untuk Coffee Shop
Untuk cafe yang menjual makanan dan minuman, periksa kewajiban sertifikasi halal berdasarkan jenis produk, proses produksi, dan skala usaha.
Menurut BPJPH, penahapan kewajiban sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman usaha mikro dan kecil yang termasuk kategori wajib halal berakhir pada 17 Oktober 2026. Penerapannya dimulai pada 18 Oktober 2026.
Penahapan bagi usaha menengah dan besar telah dimulai lebih awal, pada Oktober 2024.
Ketentuan tersebut mengacu pada PP Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.
Produk yang berasal dari bahan yang diharamkan dikecualikan dari kewajiban sertifikasi halal, tetapi pelaku usaha wajib mencantumkan keterangan tidak halal sesuai ketentuan.
BPJPH juga menyediakan program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi UMK yang memenuhi persyaratan.
Menurut ketentuan SEHATI 2026 dari BPJPH, kelayakan peserta antara lain mempertimbangkan skala usaha, bahan, proses produksi, fasilitas, dan kesesuaian dengan skema pernyataan halal.
Program gratis juga bergantung pada ketersediaan kuota. Jangan menganggap setiap cafe otomatis memenuhi syarat.
Untuk mengetahui layanan pendampingan yang tersedia, Anda dapat melihat jasa pengurusan sertifikasi halal IZIN.co.id.
Baca Juga: Apakah Restoran Wajib Memiliki Sertifikat Halal?
Catatan dari Tim Konsultan IZIN.co.id
Saat menyusun anggaran legalitas, pisahkan biaya penerbitan NIB, jasa pendampingan, dan pemenuhan persyaratan lain. Periksa juga apakah usaha Anda memenuhi syarat program sertifikasi halal yang tersedia. Daftar biaya akhir perlu mengikuti kegiatan dan kondisi lokasi usaha, sehingga alokasi dalam contoh RAB tidak boleh dianggap sebagai tarif paket perizinan.
Cara Menghemat Modal Buka Cafe Kecil
Penghematan perlu dimulai sebelum Anda menandatangani kontrak sewa. Setelah membayar tempat dan membeli mesin, pilihan untuk mengubah konsep usaha menjadi lebih terbatas.
Uji Penjualan sebelum Menyewa Tempat Besar
Anda bisa mencoba penjualan berbasis pesanan, menggunakan tempat yang sudah dimiliki, atau menguji produk melalui titik penjualan sementara yang memenuhi persyaratan.
Catat menu yang terjual dan berapa banyak pelanggan membeli kembali. Gunakan hasilnya untuk menyusun kapasitas produksi.
Batasi Menu saat Pembukaan
Mulai dengan beberapa resep yang menggunakan bahan serupa. Cara ini membantu Anda menghitung stok dan mengetahui produk yang paling banyak dipesan.
Menu tambahan dapat diuji setelah cafe memiliki catatan penjualan.
Bandingkan Pembelian dan Sewa Peralatan
Untuk mesin berharga tinggi, bandingkan biaya membeli baru, membeli bekas, atau menyewa jika tersedia.
Periksa biaya servis serta kemampuan alat menghasilkan minuman saat jam ramai. Harga pembelian rendah tidak selalu berarti biaya operasional rendah.
Pisahkan Anggaran Interior dari Modal Kerja
Tentukan batas biaya renovasi sebelum pekerjaan dimulai. Jika ada perubahan desain, hitung kembali dampaknya terhadap cadangan kas.
Meja tambahan dapat dibeli setelah penjualan meningkat. Gaji dan tagihan listrik tidak bisa ditunda hanya karena anggaran habis untuk interior.
Promosikan Cafe Sesuai Anggaran
Catat biaya promosi pembukaan dan jumlah penjualan yang dihasilkan. Setelah itu, perhatikan pembelian berulang tanpa diskon.
Anda dapat mempelajari pilihan pemasaran dalam artikel cara promosi usaha cafe.
Checklist Sebelum Membuka Coffee Shop
Sebelum menggunakan modal, periksa kembali keputusan yang akan memengaruhi pengeluaran selama beberapa bulan ke depan.
- Tentukan konsep cafe dan pelanggan yang ingin dilayani.
- Susun daftar menu dan resep untuk menghitung biaya per produk.
- Periksa harga sewa, masa pembayaran, serta ketentuan deposit.
- Survei kondisi listrik, air, sanitasi, dan fungsi bangunan.
- Minta penawaran peralatan dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan.
- Tentukan jumlah staf dan pola kerja berdasarkan jam operasional.
- Hitung upah dan kewajiban ketenagakerjaan sesuai lokasi.
- Periksa KBLI, NIB, dan kebutuhan perizinan tambahan.
- Periksa kewajiban sertifikasi halal berdasarkan jenis produk dan skala usaha.
- Siapkan modal kerja terpisah dari biaya pembukaan.
- Hitung BEP dengan harga jual efektif serta biaya variabel aktual.
- Buat skenario arus kas jika penjualan lebih rendah dari rencana.
Jika cafe Anda direncanakan sebagai UMKM, periksa juga klasifikasi skala usaha berdasarkan ketentuan yang berlaku. Besarnya uang yang dikeluarkan saat pembukaan tidak otomatis menentukan seluruh kewajiban bisnis.
Baca Juga: Apakah Cafe Termasuk UMKM?
Siapkan Modal dan Legalitas sebelum Cafe Dibuka
Modal usaha cafe perlu dihitung dari konsep yang akan Anda jalankan. Harga sewa, peralatan, jumlah staf, dan menu menentukan kebutuhan pendanaan awal.
Dalam contoh artikel ini, booth kopi membutuhkan Rp35 juta dan cafe kecil Rp118 juta. Angka tersebut merupakan simulasi dengan fasilitas dan asumsi yang berbeda.
Untuk cafe kecil, BEP beban operasional model berada pada 800 gelas per bulan, atau rata-rata sekitar 27 gelas ekuivalen per hari selama 30 hari buka.
Ambang kas tetap nonsewa sekitar 667 gelas per bulan, atau sekitar 23 gelas per hari. Kedua angka itu belum menunjukkan kapan modal investasi kembali.
Sebelum memutuskan membuka cafe, ganti seluruh asumsi dengan harga pemasok, resep, kondisi lokasi, biaya tenaga kerja, dan proyeksi penjualan Anda sendiri.
Untuk memeriksa kebutuhan administrasi bisnis, Anda dapat melihat layanan perizinan usaha IZIN.co.id.
Jika konsep dan lokasi sudah ditentukan, IZIN.co.id juga menyediakan pendampingan pengurusan izin usaha coffee shop sesuai kebutuhan kegiatan usaha.
Modal Cafe Sudah Siap, tetapi Izin Usaha Belum Diurus?
IZIN.co.id membantu Anda mempersiapkan legalitas coffee shop sesuai kegiatan dan kebutuhan operasional.
- Pemerintah Republik Indonesia. (2025). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Diperoleh dari
https://peraturan.go.id/id/pp-no-28-tahun-2025 - Badan Pusat Statistik. (2025). Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Diperoleh dari
https://peraturan.go.id/id/peraturan-bps-no-7-tahun-2025 - Badan Pusat Statistik. (2026). Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025. Diperoleh dari
https://jdih.bps.go.id/public/dokumen-hukum/eyJpdiI6ImJFZEllbzNEZCszYVNEWlRScnR1Z2c9PSIsInZhbHVlIjoic1JNbVdvYjd5QVVFVVZWcm5mM2pXZz09IiwibWFjIjoiNzMxY2FmNzRiZmY1ZDlkYWEzYTU3ZmYzYTZkMGEyOWY3Mjg4YTQ4NjFlZTdjZGJkMTE5NDE5NmRlNjg0OTEyYyIsInRhZyI6IiJ9 - Online Single Submission. (2026). KBLI 2025: Aktivitas Penyediaan Minuman, Subgolongan 5630. Diperoleh dari
https://oss.go.id/id/kbli/detail/40d3bd9d-538b-5f7b-8fcf-f9dadd8867f3 - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. (2024). Standar Pelayanan Penerbitan NIB di Sistem OSS. Diperoleh dari
https://investindonesia.go.id/id/info/pengumuman/standar-pelayanan-penerbitan-nib-di-sistem-oss - Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Diperoleh dari
https://peraturan.bpk.go.id/Details/304896/pp-no-42-tahun-2024 - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. (2026). Tak Hanya Makanan-Minuman, Ini Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal Mulai 18 Oktober 2026. Diperoleh dari
https://bpjph.halal.go.id/read/tak-hanya-makanan-minuman-ini-jenis-produk-yang-wajib-bersertifikat-halal-mulai-18-oktober-2026 - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. (2024). Produk Non Halal Dikecualikan dari Kewajiban Sertifikasi Halal, BPJPH: Wajib Cantumkan Keterangan Tidak Halal. Diperoleh dari
https://bpjph.halal.go.id/read/produk-non-halal-dikecualikan-dari-kewajiban-sertifikasi-halal-bpjph-wajib-cantumkan-keterangan-tidak-halal - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. (2026). Ini Kriteria Pelaku UMK yang dapat Mengajukan Sertifikat Halal Gratis Program SEHATI 2026. Diperoleh dari
https://bpjph.halal.go.id/read/ini-kriteria-pelaku-umk-yang-dapat-mengajukan-sertifikat-halal-gratis-program-sehati-2026 - Direktorat Jenderal Pajak. (2025). Yuk Kenali Perbedaan PPN dan Pajak Restoran. Diperoleh dari
https://www.pajak.go.id/id/artikel/yuk-kenali-perbedaan-ppn-dan-pajak-restoran - OpenStax, Rice University. (2019). Principles of Accounting, Volume 2: Managerial Accounting. Section 3.2, Calculate a Break-Even Point in Units and Dollars. Diperoleh dari
https://openstax.org/books/principles-managerial-accounting/pages/3-2-calculate-a-break-even-point-in-units-and-dollars - Online Single Submission. Panduan SLF untuk Bangunan yang Memiliki IMB atau PBG. Diperoleh dari
https://oss.go.id/id/panduan/691d7483ab81d6750d42b571

