Laporan LKPM Triwulan IV 2026 mencakup realisasi investasi Oktober sampai Desember bagi usaha menengah dan besar. Menurut Pasal 286 Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 5 Tahun 2025, batas regulernya 15 Januari 2027.
Poin Penting
- LKPM Triwulan IV 2026 berlaku bagi usaha menengah dan besar untuk periode Oktober sampai Desember 2026.
- Usaha kecil melaporkan Semester II 2026, sedangkan usaha mikro tidak diwajibkan menyampaikan LKPM.
- Batas reguler kedua laporan adalah 15 Januari 2027 menurut Pasal 286; pantau pemberitahuan resmi jika jadwal disesuaikan.
- Rekonsiliasi tambahan realisasi, akumulasi, dan data tenaga kerja untuk setiap kegiatan serta lokasi sebelum mengisi OSS.
Periode LKPM Akhir 2026 Menurut Skala Usaha
Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2025 membedakan periode LKPM menurut skala usaha. Pastikan klasifikasi pada profil OSS sebelum memilih laporan akhir tahun.
| Skala Usaha | Laporan Akhir 2026 | Data yang Dicakup | Batas Reguler |
|---|---|---|---|
| Mikro | Tidak diwajibkan | Tidak berlaku | Tidak berlaku |
| Kecil | Semester II 2026 | Juli sampai Desember 2026 | 15 Januari 2027 |
| Menengah dan besar | Triwulan IV 2026 | Oktober sampai Desember 2026 | 15 Januari 2027 |
Pasal 286 juga mengecualikan kegiatan yang pembiayaannya bersumber dari APBN atau APBD. Untuk ketentuan LKPM lintas periode, baca panduan kewajiban dan cara melaporkan LKPM.
LKPM disampaikan setelah NIB terbit untuk tiap kegiatan usaha dan lokasi menurut Pasal 285. Jika identitas usaha belum rapi, lihat cara membuat NIB melalui OSS untuk memahami data dasar yang muncul di akun.
Mulai dari Daftar Kegiatan dan Lokasi di OSS
Susun satu lembar kerja untuk setiap nomor kegiatan usaha dan lokasi proyek. Lampiran XXVII menunjukkan bahwa NIB, nomor kegiatan, KBLI, serta lokasi ditarik dari OSS ke formulir LKPM.
Bandingkan daftar tersebut dengan pembukuan dan catatan proyek. Satu pembelian mesin untuk lokasi A tidak boleh otomatis masuk ke realisasi lokasi B hanya karena kedua proyek dimiliki perusahaan yang sama. Karena itu, setiap transaksi perlu bisa ditelusuri hingga ke bukti dan lokasi proyeknya.
Jika bidang kegiatan belum tepat, panduan memilih KBLI membantu Anda menilai klasifikasinya. Untuk kegiatan baru yang perlu masuk NIB, baca cara menambah KBLI di OSS.
Catatan dari Tim Konsultan IZIN.co.id
Beri setiap transaksi penanda nomor kegiatan, lokasi, dan periode sebelum menjumlahkan realisasi. Buku besar bisa menjadi titik awal penelusuran, tetapi tim keuangan tetap perlu memetakan transaksi ke kegiatan dan lokasi OSS. Cocokkan nilai perolehan aset dengan faktur, bukti bayar, dan riwayat LKPM agar tidak terjadi pencatatan ganda.
Siapkan Bukti Realisasi Modal Tetap dan Modal Kerja
Lampiran XXVII membedakan tambahan realisasi periode laporan dari total akumulasi sejak LKPM pertama. Untuk tahap persiapan, tambahan periode juga mencakup realisasi lama yang belum dilaporkan.
Gunakan rincian berikut untuk menelusuri bukti. Kolomnya adalah alat rekonsiliasi internal, bukan pengganti formulir OSS.
| Komponen | Bukti yang Ditelusuri | Pemeriksaan Sebelum Input |
|---|---|---|
| Tanah dan bangunan | Dokumen perolehan, kontrak pembangunan, dan bukti biaya | Pasangkan biaya dengan lokasi proyek dan nilai perolehan awal. |
| Mesin atau peralatan | Faktur, bukti pembayaran, pengiriman, dan instalasi | Periksa biaya perolehan serta apakah aset pernah masuk LKPM sebelumnya. |
| Modal kerja | Catatan bahan baku, upah, utilitas, dan biaya operasional | Periksa tahap usaha dan dasar satu siklus pengeluaran menurut Lampiran XXVII. |
| Tenaga kerja | Daftar pegawai dan perubahan selama periode laporan | Cocokkan tambahan, pengurangan, dan total; keluarkan direksi serta komisaris dari hitungan. |
Untuk usaha menengah atau besar pada tahap persiapan, modal kerja diisi ketika kegiatan siap operasional atau komersial. Nilainya mengikuti satu siklus pengeluaran sebagaimana dijelaskan Lampiran XXVII, bukan seluruh biaya tahunan.
Modal tetap memakai nilai perolehan awal. Penyusutan dan revaluasi aset bukan tambahan realisasi baru. Catat penjelasan bila angka laporan keuangan dan LKPM berbeda karena dasar pencatatannya berlainan.
Periksa juga status tahap kegiatan. LKPM operasional atau komersial mensyaratkan formulir pernyataan siap operasional atau komersial di OSS, sesuai Pasal 286 ayat (6).
Jika pembukuan belum tertata atau transaksi sulit ditelusuri, layanan pembuatan laporan keuangan IZINTAX dari IZIN.co.id dapat membantu menyiapkan neraca, laporan laba rugi, dan buku besar. Dokumen tersebut berguna sebagai dasar pemeriksaan internal sebelum perusahaan mengelompokkan realisasi investasi menurut kegiatan dan lokasi OSS. Laporan keuangan tidak menggantikan LKPM, dan nilai keduanya tidak harus sama karena tujuan serta dasar pencatatannya berbeda.
Angka Investasi Sulit Ditelusuri dari Pembukuan?
IZINTAX membantu menyusun neraca, laba rugi, dan buku besar agar transaksi lebih mudah diperiksa.
Periksa Jadwal OSS dan Status Setelah Mengirim
Batas reguler 15 Januari 2027 berasal dari Pasal 286, tetapi jadwal pembukaan periode Triwulan IV 2026 perlu diperiksa melalui pemberitahuan resmi BKPM dan akun OSS. Jangan menyalin tanggal pembukaan triwulan sebelumnya.
JDIH BKPM mencatat Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2025 masih berlaku dan mencabut Peraturan BKPM Nomor 5 Tahun 2021. Jadwal lama tanggal 10 Januari tidak menjadi acuan periode ini.
BKPM mengumumkan periode Triwulan III 2026 pada 17 September 2026, lalu mengarahkan pelaporan melalui menu Pelaporan dan sub-menu LKPM. Pengumuman Triwulan II serta Semester I 2026 juga memakai jalur tersebut.
Pasal 286 ayat (7) mengatur penyesuaian melalui pemberitahuan resmi jika tanggal periode penyampaian bertepatan dengan hari libur nasional. Karena itu, periksa pengumuman dan notifikasi OSS menjelang Januari 2027.
Untuk alur akun dan menu, baca panduan sistem OSS berbasis risiko. Contoh pengumuman periode sebelumnya dapat dilihat pada panduan LKPM Triwulan III 2026; tanggal Oktober di sana berlaku untuk periode berbeda.
- Masuk ke akun OSS perusahaan dan buka menu Pelaporan, lalu pilih LKPM ketika periode yang sesuai tersedia.
- Pilih kegiatan, lokasi, tahap usaha, dan periode laporan yang benar.
- Isi tambahan realisasi, akumulasi, tenaga kerja, serta bagian lain sesuai kondisi kegiatan.
- Periksa ringkasan sebelum mengirim, kemudian simpan tanda terima OSS.
- Pantau hasil evaluasi. Pasal 287 membedakan persetujuan dari permintaan perbaikan.
Baca Juga: Panduan Lengkap Perizinan Usaha di Indonesia 2026: NIB, OSS, KBLI, dan Izin Sektoral
Jika Angka atau Riwayat Laporan Belum Beres
Telusuri selisih dari LKPM periode sebelumnya, bukti transaksi, dan saldo akumulasi. Lampiran XXVII meminta nilai lama yang belum dilaporkan masuk perhitungan tambahan realisasi, sehingga asal periode harus tetap terdokumentasi.
Jika tidak ada tambahan investasi, isi sesuai keadaan sebenarnya. Pembahasan khusus tentang laporan tanpa tambahan realisasi dan risikonya tersedia pada panduan LKPM nihil berulang.
Jika laporan belum terkirim, cek periode yang wajib bagi skala usaha Anda dan status di OSS. Tanda terima pengiriman belum sama dengan persetujuan; Pasal 287 memungkinkan permintaan perbaikan.
Catatan dari Tim Konsultan IZIN.co.id
Simpan rekonsiliasi angka laporan sebelumnya, tambahan yang belum pernah dilaporkan, dan total setelah koreksi. Tandai pula transaksi yang memerlukan pemeriksaan pembukuan atau pajak. Simpan dokumen sumber dan penjelasan selisih secara terpisah agar tim dapat menanggapi permintaan perbaikan dari OSS.
Sejak 2012, IZIN.co.id telah membantu memfasilitasi pendirian usaha bagi lebih dari 10.000 pengusaha di Indonesia. Melalui IZINTAX, tersedia pula layanan perpajakan dan penyusunan laporan keuangan untuk kebutuhan administrasi bisnis.
Rekonsiliasi akhir tahun juga dapat menunjukkan transaksi yang perlu diperiksa dari sisi perpajakan, misalnya kesesuaian pencatatan pembelian aset, biaya, atau dokumen pendukung pajak. Untuk kebutuhan tersebut, Anda dapat meninjau layanan perpajakan IZINTAX dari IZIN.co.id, yang mencakup konsultasi, perhitungan, dan pelaporan pajak sesuai ruang lingkup layanan. Pemeriksaan pajak dan penyusunan laporan keuangan memiliki tujuan masing-masing; kewajiban menyampaikan LKPM tetap dilakukan melalui OSS.
Pembukuan Sudah Rapi, Bagaimana dengan Pajaknya?
IZINTAX mendukung konsultasi, perhitungan, dan pelaporan pajak perusahaan. IZIN.co.id melayani pengusaha sejak 2012.
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. (2025). Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pedoman dan Tata Cara Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission). Diperoleh dari https://jdih-storage.bkpm.go.id/jdih/jdih/2025Permeninvesthil005-.pdf
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. (2025). Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pedoman dan Tata Cara Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission). Diperoleh dari https://jdih.bkpm.go.id/id/document/peraturan-menteri-investasi-dan-hilirisasikepala-badan-koordinasi-penanaman-modal-nomor-5-tahun-2025-tentang-pedoman-dan-tata-cara-penyelenggaraan-perizinan-berusaha-berbasis-risiko-dan-fas
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. (2026). Penyampaian LKPM Periode Triwulan III 2026. Diperoleh dari https://bkpm.go.id/id/info/siaran-pers/penyampaian-lkpm-periode-triwulan-iii-2026
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. (2026). Penyampaian LKPM Periode Triwulan II dan Semester I 2026. Diperoleh dari https://bkpm.go.id/id/info/pengumuman/penyampaian-lkpm-periode-triwulan-ii-dan-semester-i-2026
- Online Single Submission. (tanpa tanggal). Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Diperoleh dari https://oss.go.id/id/panduan/635970086345c7d71a8144b2

