Penulisan PIRT yang Benar: Panduan UMKM agar Legal

Konten ini bersifat edukatif. Regulasi perizinan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal IZIN.co.id.

Artikel ditinjau oleh:

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal IZIN.co.id
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal IZIN.co.id

10+ tahun pengalaman di bidang hukum korporasi, perizinan usaha, hingga hak cipta. Telah mendampingi ratusan klien dalam proses pendirian PT, CV, dan badan usaha lainnya, serta pengurusan izin OSS, SIUP, dan legalitas bisnis di Indonesia.

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.

Konsultan Legal IZIN.co.id

Nomor PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) bukan sekadar deretan angka di kemasan produk. Nomor ini menandakan bahwa produk Anda telah memenuhi standar keamanan pangan dan memiliki legalitas resmi dari Dinas Kesehatan. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang salah dalam penulisan PIRT pada label produk, sehingga menimbulkan keraguan dari konsumen maupun pengawas.

Artikel ini akan membahas cara penulisan PIRT yang benar, struktur nomor PIRT, serta tips desain label yang sesuai aturan.

Baca juga: Fungsi PIRT

Apa Itu Nomor PIRT?

PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah izin edar untuk produk makanan dan minuman skala rumahan. Nomor PIRT menunjukkan bahwa produk telah melewati proses penilaian dari Dinas Kesehatan dan layak edar secara hukum.

Nomor ini bersifat unik dan terdiri dari 15 digit angka, bukan hanya nomor urut seperti yang sering disalahpahami.

Baca juga: Syarat Pengajuan PIRT

Struktur Nomor PIRT

Menurut Tempo.co, struktur penomoran PIRT dibagi menjadi beberapa bagian:

Contoh nomor: 123456789012345

  • 2 digit pertama: kode jenis produk pangan
  • 2 digit berikutnya: kode provinsi
  • 2 digit berikutnya: kode kabupaten/kota
  • 2 digit berikutnya: kode tahun penerbitan
  • 7 digit terakhir: nomor urut penerbitan

Baca Juga: Bahan-Bahan yang Tidak Memerlukan Izin PIRT: Panduan Legalitas

Cara Penulisan Nomor PIRT yang Benar di Label

Berikut ini adalah standar yang perlu Anda ikuti:

Contoh Penulisan yang Benar:

No. PIRT: 123456789012345

atau

PIRT No.: 123456789012345

Hindari Kesalahan Umum Seperti:

  • Menuliskan hanya angka tanpa awalan “PIRT” atau “No.”
  • Menyingkat angka menjadi hanya 7 digit
  • Tidak menempatkan di area yang mudah terlihat
  • Menulis nomor yang belum aktif atau masih dalam proses

Tips Mendesain Label dengan Nomor PIRT

  1. Letakkan nomor PIRT di bagian belakang atau samping kemasan. Nomor harus mudah terlihat dan dibaca oleh konsumen.
  2. Gunakan font minimal 6pt agar terbaca jelas
  3. Pastikan warna font kontras dengan warna latar
  4. Cantumkan informasi lain yang diwajibkan seperti:
    • Nama produk
    • Komposisi bahan
    • Berat bersih
    • Nama dan alamat produsen
    • Tanggal kedaluwarsa

Apa Risikonya Jika Salah Tulis PIRT?

Penulisan yang salah atau mencantumkan nomor palsu bisa berakibat:

  • Teguran dari Dinas Kesehatan
  • Produk ditarik dari peredaran
  • Turunnya kepercayaan konsumen
  • Tidak lolos audit atau masuk marketplace modern

Baca Juga: Cara Memperpanjang PIRT: Panduan Lengkap dan Mudah

Butuh Bantuan Legalitas PIRT?

Kalau Anda ingin memastikan penulisan nomor PIRT di label sudah benar dan izin legal Anda sah, gunakan layanan Jasa Pembuatan Izin PIRT IZIN.co.id.

Keunggulan IZIN.co.id:

  • Konsultasi struktur dan posisi penulisan PIRT
  • Pendampingan pembuatan desain label sesuai aturan
  • Pengurusan izin PIRT resmi dari awal sampai terbit
  • Cepat, mudah, dan legal

Solusi ini cocok untuk UMKM yang ingin tampil profesional dan siap masuk pasar lebih luas.

Konsultasi GRATIS sekarang dan dapatkan penawaran spesial!

Penulisan nomor PIRT yang benar bukan hanya soal estetika, tapi juga soal legalitas. Nomor ini harus dicantumkan secara utuh, benar, dan terbaca jelas di kemasan produk. Jangan asal tempel angka—pahami struktur dan posisinya sesuai regulasi.

Agar tidak salah, serahkan kepada pihak profesional seperti IZIN.co.id yang siap membantu Anda mulai dari pengurusan izin hingga pembuatan label.

 

FAQ

Apa itu nomor PIRT?

Nomor izin edar untuk produk makanan dan minuman rumahan, dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.

Apakah nomor PIRT bisa ditulis singkat?

Tidak. Nomor PIRT wajib ditulis lengkap 15 digit.

Di mana nomor PIRT sebaiknya ditempatkan?

Di kemasan produk, di area yang mudah terlihat dan dibaca.

Apa akibat jika penulisan PIRT salah?

Produk bisa ditarik, tidak dipercaya pasar, dan dianggap tidak legal.

Siapa yang bisa bantu pembuatan izin dan label PIRT?

Gunakan layanan Jasa Pembuatan Izin PIRT untuk solusi cepat dan sah.

Tentang Keakuratan Artikel Ini

Artikel ini disusun oleh tim editorial IZIN.co.id dan telah melalui proses peninjauan untuk memastikan informasi yang relevan dan akurat bagi pelaku usaha di Indonesia.

Seluruh informasi mengacu pada regulasi pendirian dan pengelolaan badan usaha yang berlaku, termasuk ketentuan dari Kementerian Hukum dan HAM, sistem OSS, serta peraturan terkait lainnya. Regulasi bisnis dapat berubah sewaktu-waktu. Kami menyarankan pembaca untuk melakukan verifikasi atau berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan bisnis.

Artikel ini diterbitkan semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran bisnis (business advice) secara profesional.

IZIN.co.id telah membantu lebih dari 4.000 pengusaha Indonesia dalam mengurus pendirian perusahaan, perizinan usaha, dan berbagai kebutuhan legalitas bisnis lainnya.

Mulai Usaha Lebih Mudah dengan Tools dari IZIN.co.id

KBLI Online
Cek KBLI untuk pemilihan bidang usaha di NIB
Cek Nama PT Online
Cek ketersediaan nama PT Anda di sini
Artikel Lainnya
whatsapp button