CoreTax merupakan sistem administrasi perpajakan terbaru dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang mengintegrasikan berbagai layanan pajak dalam satu platform. Agar dapat menggunakan seluruh fitur perpajakan digital, Wajib Pajak wajib melakukan aktivasi CoreTax terlebih dahulu.
Aktivasi ini penting untuk memastikan data pajak tercatat dengan benar dan akses layanan pajak berjalan lancar.
Apa Itu CoreTax DJP
CoreTax DJP adalah sistem inti perpajakan yang menggantikan dan menyempurnakan layanan DJP Online. Melalui CoreTax, Wajib Pajak dapat mengelola:
- Registrasi dan data Wajib Pajak
- Pelaporan SPT Masa dan Tahunan
- Administrasi pemotongan dan pemungutan pajak
- Layanan perpajakan secara terintegrasi
Baca juga: Cara Lapor SPT Masa PPN Nihil di CoreTax
Siapa yang Wajib Aktivasi CoreTax
Aktivasi CoreTax wajib dilakukan oleh:
- Wajib Pajak Orang Pribadi
- Wajib Pajak Badan
- Bendahara instansi
- Pemotong atau pemungut pajak
Syarat Aktivasi CoreTax
Sebelum melakukan aktivasi, pastikan Anda telah menyiapkan:
- NPWP yang valid
- NIK sesuai data kependudukan
- Alamat email aktif
- Nomor telepon yang dapat dihubungi
Baca juga: Cara Melihat SPT yang Sudah Dilaporkan di CoreTax
Langkah 1: Akses Sistem CoreTax
Buka sistem CoreTax DJP melalui portal resmi DJP. Pilih menu aktivasi akun atau registrasi pengguna.
Langkah 2: Masukkan Data Wajib Pajak
Isi data identitas sesuai dengan NPWP dan NIK. Pastikan seluruh data sesuai dengan database DJP untuk menghindari kegagalan aktivasi.
Baca juga: Cara Cetak Lampiran SPT PPN di CoreTax
Langkah 3: Verifikasi Data
Lakukan verifikasi melalui:
- Nomor ponsel (OTP)
Proses ini bertujuan untuk memastikan keamanan akun Wajib Pajak.
Langkah 4: Buat Username dan Password
Setelah verifikasi berhasil, buat username dan password untuk login ke CoreTax. Simpan data login dengan aman.
Baca juga: Cara Pembetulan SPT PPN di CoreTax
Langkah 5: Login dan Cek Hak Akses
Masuk ke CoreTax dan pastikan seluruh menu layanan pajak telah aktif sesuai status Wajib Pajak.
Kendala yang Sering Terjadi Saat Aktivasi CoreTax
Beberapa kendala umum meliputi:
- Data NPWP dan NIK tidak sinkron
- Email tidak menerima kode verifikasi
- Hak akses belum muncul
- Sistem error atau maintenance
Jika mengalami kendala tersebut, disarankan untuk segera melakukan pengecekan data atau konsultasi dengan ahli pajak.
Baca juga: Cara Pembetulan SPT PPh 21 di CoreTax
Manfaat Aktivasi CoreTax
Dengan CoreTax yang telah aktif, Wajib Pajak dapat:
- Mengelola pajak secara terintegrasi
- Mengurangi kesalahan administrasi
- Mempercepat pelaporan SPT
- Meningkatkan kepatuhan pajak
Solusi Aktivasi CoreTax Tanpa Ribet
Proses aktivasi CoreTax dapat menjadi kompleks, terutama bagi Wajib Pajak Badan dengan struktur administrasi tertentu. Untuk memastikan aktivasi berjalan lancar dan sesuai ketentuan, Anda dapat menggunakan Jasa Konsultan Pajak dari IZIN.co.id yang berpengalaman menangani sistem CoreTax DJP.
Jika Anda juga memerlukan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan sekaligus pelaporan pajak, Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pelaporan SPT Pajak siap membantu secara profesional dan efisien.
Konsultasi GRATIS dan dapatkan penawaran eksklusif hanya untuk Anda!
FAQ Cara Aktivasi CoreTax
Apakah aktivasi CoreTax wajib?
Ya, aktivasi CoreTax wajib agar Wajib Pajak dapat menggunakan layanan perpajakan digital DJP.
Apakah CoreTax menggantikan DJP Online?
CoreTax merupakan sistem pengembangan yang mengintegrasikan layanan DJP Online dalam satu platform.
Apakah aktivasi CoreTax dikenakan biaya?
Tidak. Aktivasi CoreTax dilakukan secara gratis melalui sistem DJP.
Berapa lama proses aktivasi CoreTax?
Umumnya aktivasi dapat selesai dalam hitungan menit jika data valid dan tidak ada kendala.
Apa yang harus dilakukan jika aktivasi gagal?
Lakukan pengecekan data atau gunakan bantuan konsultan pajak profesional.


